Aduh. Sebenarnya aku ingin menulis hal-hal yang bermanfaat buat semua orang. Tapi ada daya, bagiku, kesempatan menulis saja sudah aku anggap sebagai kesempatan luar biasa. Peduli amat dibaca atau tidak, aku tetap bahagia.

Aduh. Sebenarnya aku ingin segera mengungkapkan perasaan-perasaan indah yang ada di hati kepada seseorang itu. Tapi apa daya, bagiku, mencintai dengan tulus dan tanpa perlu diumbar sudah aku anggap amat spesial. Peduli amat seseorang itu tidak peka dengan perasaanku. Aku tetap bahagia.

Aduh. Sayang sekali. Banyak di luar sana yang merasa tidak mau menulis padahal jelas-jelas ia sering menulis status di jejaring sosial. Lagian status-statusnya juga banyak yang kurang bermanfaat.

Aduh. Kasihan nian. Banyak di dunia ini yang merasa punya cinta tapi terus mengumbar-umbar perasaannya padahal jelas-jelas dunia telah bosan dengan kata-kata puitisnya. Lagian rayuannya juga sama sekali tidak berfaedah.

Aduh. Ini bukan cuma tentang perasaanku.

Share: