buku kiat sukses novel martin suryajaya

Kepada Bapak dan Ibu sekalian, mungkin Anda-Anda bosan membaca buku pengembangan diri dan kepengin membaca buku fiksi yang mirip-mirip pengembangan diri. Maka, saya sarankan, baca buku ini. Tidak ada jaminan sukses setelah membacanya, meski judulnya memuat kata “Kiat Sukses”; pun tidak serta-merta Anda akan hancur danl ebur mesti judulnya memuat kata “Hancur Lebur”.

Bapak dan Ibu sekalian akan menjumpai saran-saran aneh. Misalkan seputar budi daya lele, yang juga sedikit membahas pecel lele itu kuliner dan mitos. Sejenak, dalam mendalami (atau dalam taraf yang lebih serius: menghayati), Anda akan mengultimatum diri sendiri bahwa yang sedang Anda baca adalah novel komedi—meski tulisan si penulis tampak memaksa Anda agar yakin terhadap apa yang dia paparkan. Bagian jenaka kerap membuat saya ngekek, kerap juga membuat saya ingin teriak, “Kok bisa ada ginian?”—itu setelah saya melihat coret-coretan nggak nggenah, daftar frasa yang juga nggak nggenah, dan grafik yang bentuknya amburadul.

Lantas, siapakah target buku ini? Apakah mereka yang ingin sukses? Atau, mereka yang ingin hancur lebur setelah membaca buku? Saya tidak tahu tepatnya. Mungkin, sih, target pembacanya adalah kita semua. Ya. Kita semua yang selalu butuh hiburan, butuh keseriusan yang menghibur, butuh motivasi yang menerbitkan tawa, atau yang tidak butuh keseriusan dalam menjalani hidup.

 

Share: