Upaya mahasiswa dalam mencari pahala jariyah di antaranya bisa dengan menjadi anggota keluarga muslim, jamaah muslim, atau sepantarannya. Namun, semangat mencari pahala jariyah itu perlu dibekali dengan dua hal: niat DAN ilmu. Apabila berbekal niat belaka tanpa ada dasar ilmunya, maka pastikan kontennya dalam mencari pahala jariyah itu justru akan menimbulkan kerusakan. Misal: niat cari pahala jariyah dengan menasihati kawan untuk menunaikan sholat dhuha kapanpun waktunya demi lancarnya rezeki; yang seperti ini jelas satu bentuk kerusakan yang terjadi gegara tidak ada landasan ilmunya.

(kajian jelang buka puasa oleh Ustadz Sulaiman Rasyid, di Masjid Pogung Raya)

Share: