Setiap orang merupakan da’i (penyampai). Tentunya, penyampai kebenaran. Seorang da’i sebelum menyampaikan konten dakwahnya harus dibekali ilmu. Jika tidak, maka pastikan satu dan/atau dua kerusakan yang akan terjadi: menghalalkan yang Allah larang, mengharamkan yang Allah bolehkan.

Menuntut ilmu tidak lain dengan memiliki guru ngaji/ustadz. Bertanya kepada guru perlu mempertimbangkan adab: Anda benar-benar tidak tahu DAN pertanyaan Anda dimengerti oleh penjawab.

(kajian jelang buka puasa oleh Ustadz Abu Salman, di Masjid Pogung Raya)

Share: