Kita lahir di dunia, punya kesempatan untuk mengerti kenapa harus terjadi begini dan begitu. Kita hidup di dunia, punya peluang untuk selalu bekerja sekeras mungkin dan seindah karang. Kita berjalan di dunia, punya hati untuk bisa menilai mana jalan cocok dan yang tidak, menepis kebohongan dan ketidakadilan.

Manusia tetaplah manusia. Bukanlah binatang, bukan pula malaikat. Manusia bisa belajar segala hal dengan cara kerja binatang, terlebih tentang kesabaran. Manusia bisa belajar lebih dalam lagi dengan cara kerja alam, terlebih tentang keajaiban.

Kita lahir di dunia, yakni bukan hanya sekadar menghadapi cobaan. Kita, manusia, selalu punya andil utama untuk menentukan jalan masing-masing. Tidak ada cara yang terbaik soal belajar. Belajar dari yang dekat dan yang jauh, tidak ada batas untuk mempelajari apapun, apalagi soal kehidupan. Pasti ada di dekat, juga pasti ada di jauh.

 

Ditulis pada malam takbiran Idul Adha (14 Oktober 2013)

Share: