ELBOM 2014 2

Tulisan ini sudah setahun tidak saya teruskan. Selama setahun hanya berhenti hingga di hari tengah. Malam ini (6/7), saya meneruskan. Walau dengan memori seadanya dan dengan rasa sungkan membuka diary pribadi.

ELBOM 2014 dilaksanakan pada tanggal 4-6 Juli 2014. Dilaksanakan di minggu awal bulan Ramadhan 1435 H. Semacam kemah yang biasanya tiga hari, mulai hari Jumat dan rampung hari Minggu. Bedanya, ELBOM ini tidak menginap di tenda. ELBOM dihelat untuk anak-anak beragama Islam yang bertempatkan di suatu penginapan. Namanya Ambarbinangun.

Hari Awal

Dimulai dengan briefing panitia pada pagi hari. Setelah briefing, pembukaan ELBOM dipandu oleh saya. Pengenalan para pemandu, pemberitahuan kontrak belajar. Juga tidak lupa, memberi tahu kepada peserta tentang jargon. Setelah itu, peserta dan panitia laki-laki bersama-sama melaksanakan sholat Jumat di Masjid Kampus UGM.

Keberangkatan menuju lokasi dilakukan pada sebelum Asar. Sedangkan saya dan beberapa panitia laki-laki menuju lokasi sesudah Asar. Hingga selesai tarawih dan tadarus, acara berjalan lancar. Evaluasi untuk hari pertama dilakukan bersama semua panitia di ruang auditorium. Lancar juga.

Setelah itu, masih ada beberapa pengkoordinasian. Semua anggota sie Acara membahas persiapan di hari kedua. Semua anggota sie Pemandu membahas soal penilaian untuk peserta. Sie Acara dan sie Pemandu masih saling berkoordinasi untuk pembagian giliran outbound di hari kedua.

Sabtu tanggal 5 Juli 2014, saya terlelap tidur setelah melewati pukul 00.00.

Hari Tengah

Sahur menggugah kami untuk segera bangun. Anak-anak ELBOM makan dahulu, setelah itu baru para panitia.

Di pagi hari, ketika ada kesempatan luang mengisi acara, saya mengisinya dengan komedi improvisasi. Cerita humor ngalor-ngidul tetapi tetap ada kejelasannya.

Setelah itu, outbound pun dimulai. Saya berada di pos nomor 4. Saya bersama Dias dan Umi menjaga di pos yang permainannya semacam Eat Bulaga, hanya saja saya sengaja mengubah nama untuk pos ini menjadi Drink Bulaga.

Malam harinya merupakan api unggun. Waktu itu, ada pengumunan abi dan umi ELBOM. Saya tak begitu terkejut dengan penghargaan abi ELBOM yang diserahkan kepada saya. Pengumuman dilakukan oleh pemandu.

Lagi-lagi, tidur di waktu yang larut.

Hari (yang sejatinya bukan) Terakhir

Setelah subuh, semua bersiap menggelar pentas besar di aula. Para orang tua berdatangan: menyaksikan dan menjemput pulang. Semua kelompok mementaskan diri. Tiap-tiap pemandunya membimbing setiap pentas. Saya ngemsi.

Di akhir acara ELBOM, semua peserta memberikan surat untuk orang tua yang telah dibuat bersama pemandu sebelum hari terakhir. Saya jamin, lebih banyak yang terharu.

ELBOM 2014 resmi selesai. Evaluasi setelahnya. Keringat tak bercucuran deras, kenangan terpajan untuk menjadi bongkahan memori tersendiri. Liburan Bocah Muslim, adalah soal anak dan cara kita mencerdaskan sesama.

Bagaimana dengan ELBOM 2015? Apakah ada bongkahan memori yang sempat mampir di haluan pikir saya? Nantikan cerita saya. Doakan agar selalu semangat menjadi pencerita.


 

Resmi selesai, setelah setahun tak digarap.
Malam hari pukul 00.03, 20 Ramadhan 1436 H atau 7 Juli 2015.

Ananda Sevma

Share: