Suka menulis? Berapa judul tulisan yang Anda buat bulan ini? Kalau tahun ini sudah berapa? Tulisan itu untuk siapa saja dan bermanfaat atau tidak?

Ya, menulis. Menulis fiksi maupun non-fiksi adalah salah satu dari kegemaran saya. Selain untuk melepas kepenatan semata, menulis itu adalah cara untuk mengikat ilmu sebelum diamalkan dan didakwahkan. Semenjak berada di bangku SD, menulis (merangkum) suatu pelajaran sudah digiatkan. Semakin besar tingkat sekolah, rangkuman pun ikut bertambah bobotnya.

Beralih ke ide pokok. Saya punya suatu anggapan bahwa siapa yang gemar membaca tidak pasti ia juga gemar menulis. Pun berlaku sebaliknya. Siapa yang gemar menulis tidak pasti ia akan gemar membaca. Keduanya berhubungan dengan korelasi antara berbicara dan bertindak.

Di sisi ini, saya hanya bisa berbagi sekelumit kata. Menulis itu indah, membaca juga indah. Saya menggemari keduanya. Fiksi maupun non-fiksi. Entah itu buku agama, kesehatan, psikologi, sejarah, novel, ataupun kumpulan cerpen.

Saya berkeinginan menjadi penulis yang handal. Ya, tentu dimulai dengansuka menulis. Pun tidak melewatkan untuk mejadi pembaca yang baik. Keduanya berhubungan dengan korelasi antara berbicara dan bertindak. Penulis yang baik harus bisa jadi pembaca yang baik. Semakin banyak buku bermanfaat yang dibaca, kemampuan menulis itu akan mengalir dengan deras. Penulis dan pembaca yang baik, itu saja. Sama seperti pembicara dan pendengar yang baik.

Suka menulis? Segeralah menulis!

Share: