Haruskah setiap insan manusia memiliki pasangan hidup?

Setiap jiwa boleh saja mencinta sebanyak-banyaknya
Aduhai, bila cinta tak ada di dunia ini
Apalah jadinya aku yang hanyalah sisa-sia
Haruskah aku memiliki pasangan hidup?

Setiap hasrat boleh saja mendamba sebagus-bagusnya
Indahnya, bila cinta selalu tampak dalam diri semua
Tak apalah aku yang hanyalah pinggiran semata
Butuhkah mereka terhadapku?

Haruskah setiap insan manusia memiliki pasangan hidup?

Andai aku seorang ksatria
Maka aku bukanlah sisa-sisa lagi pinggiran semata

Andai aku seorang pujangga cinta sungguhan
Maka kau akan menatapku tak percaya
Maka kau akan mengacungkan kepalan tangan ke arah mukaku
Dan kau pun ‘kan berkata, “Kau hanyalah sisa-sisa! Kau hanyalah pinggiran semata!”
Dan kau berkata lagi degan suara lebih lantang,
Kau tak harus memiliki pasangan hidup!

Share: