puisi sendiri di sabtu pagi

Ada yang sendiri dan menetap, dialah dia
Mungkin, nyaris sama seperti saya
Menjaga entitas aturan Tuhan
Tidak latah berkata tentang “Bukannya fitrah manusia itu adalah mencinta lawan jenis?”
Hingga nalar mendahului dalil, rusak sudah
Maka, pahala tidak kasat mata
Balasan terbaik tidak empiris di dunia
Walau kerontang, tetaplah bersabar
Wahai akhi, wahai ukhti…

2102|2015

Share: