saya adalah manusia yang berada di sekitar BLA BLA DAN BLA SERTA BLA

Manusia hidup di antara manusia-manusia yang lain. Ada yang saling peluk dan saling jaga. Pun juga ada saling mendelik dan saling ngrasani. Adalah wajah-wajah, foto-foto, dan lukisan-lukisan, serta pepatah pepatah yang menjadi asas ketidaksadaran manusia. Semuanya terngiang dan senantiasa diharap-harapkan. Lukisan ini merupakan gabungan antara empat elemen ketidaksadaran itu. Manusia-manusia berdecak ceria pada wajah-wajah selainnya, terkungkung pada banyaknya jepretan foto, dan berusaha mengkaryakan estetisnya lukisan. Serta kini manusia-manusia gemar mengutip, me-retweet, meng-favorite, atau hanya sekilas membaca pepatah yang banyak tersebar di sekitarnya. Empat elemen itu selalu berada di sekitarnya. Secara tidak sadar, manusia-manusia berharap bersamanya.

Manusia hidup bertatap-tatap. Ada sebagian yang dilintasi tanpa perlu menatap lama. Pun juga ada yang melamat-lamat terperangah karena saking terpesonanya pada keindahan, entah wajah atau foto, entah lukisan atau kata-kata. Manusia-manusia bergembira pada yang karya-karya. Padahal karya-karya tidak selalu menggambarkan kegembiraan. Tidak sedikit karya yang rusak usang apalagi terlupakan. Yaa, semoga saja bisa dikenang di lain waktu dan di lain tempat.

Saya adalah manusia yang hidup dengan sekitaran wajah, foto, dan lukisan, serta pepatah. Banyak goresan pengalaman dinilai tidak menggembirakan. Banyak kejadian tanpa rencana dikategorikan menyayatkan. Kecemasan menggerayangi, ketidakbahagiaan dihindari. Manusia mencari yang bahagia dan tidak pada yang cemas. Manusia seperti saya butuh bahagia juga tidak bahagia. Yakni agar paham bagaimana manusia yang lainnya yang kurang merasa bahagia. Begitu juga soal cemas. Ialah sederhana yang menjadikan manusia berhak bahagia.

Saya dan sekian pembaca yang keren hatinya adalah manusia. Manusia yang di sekitarnya terdapat banyak wajah, banyak foto, dan banyak lukisan, serta banyak pepatah. Saling memotivasi adalah inspirasi. Saling cinta adalah perilaku suka cita. Saling gandeng adalah pola kebaikan. Inilah hidup yang penuh dengan kehidupan. Satu dengan yang lain terkait-kait mengimbangi mencapai tak lelah dan tak letih agar bisa saling berbagi bahagia. Dengan sederhana.

Paragraf pertama merupakan sinopsis detail pada satu lukisan saya berjudul ‘Faces, Photos, & Drawings, Also Quotes’ yang saya selesaikan pada tanggal 19 Agustus 2014 atau H-1 sebelum saya nge-MC di HALO PRK 2014.

Tepat rampung pada 7 PM.
1309.2014

Share: