saya lebih mengenal diri sendiri daripada orang lain

Saya lebih mengenal diri saya sendiri daripada orang lain. Saya usulkan terus-terang bahwa orang lain seyogyanya seperti itu. Tentu, saya kemungkinan besar bisa menyebutkan perangai-perangai satu teman dekat saya, tetapi jawaban tentang perangai itu akan lebih klop apabila disampaikan oleh satu teman dekat itu sendiri.

Ada kalanya ketika saya menyebutkan perangai-perangai orang lain terjadi kesalahan atau lebih baiknya saya katakan bisa terjadi  kekeliruan dimana ternyata perangai yang saya sebutkan tidak dimiliki si pelaku. Itu pasti menyakitkan, semisal saya mengatakan perangai si H bahwa H itu orang yang baik tapi tidak suka menabung padahal secara kenyataan dan kesehariannya si H ini orang yang baik sekaligus suka menabung. Keliru sudah.

Orang-orang ketika disebutkan perangai secara salah terlebih apabila yang salah disebutkan itu adalah perangai yang kurang baik dan tidak baik biasanya merasa tidak jujur terhadap si penilai atau si penyebut perangainya. Ini lebih sering terjadi. Yang jarang terjadi adalah kebalikannya, yaitu ketika si penyebut perangai ini justru menyebutkan perangai baik terhadap seseorang padahal secara nyata dan kesehariannya seseorang itu justru sebaliknya. Orang yang tidak jujur justru dikatakan memiliki perangai yang jujur sekaligus tak pernah berbual. Keliru sudah.

So, adakah teman dan kerabat Anda yang lebih mengenal Anda ketimbang diri Anda sendiri? Saya rasa tetap ada yang mengenal perangai-perangai Anda, tapi Anda lebih mengenal Anda sendiri tinimbang teman dan kerabat Anda.

Jujur saja, saya bisa menuliskan perangai-perangai sahabat saya, tetapi saya lebih mudah untuk mengenalkan diri sendiri dan menilai diri sendiri. Dua persoalan antara diri sendiri dan orang lain tentu tak bisa dinilai berdasarkan  persentase atau menggunakan metode penelitian kuantitatif. Ini hanya tentang cara mempresentasikan perilaku diri sendiri dimana pasti diri sendiri yang dialaminya setiap hari dan bukan orang lainlah yang saya alami sehari-hari. Karena itu, saya lebih mengenal diri saya sendiri daripada orang lain.

Ini bukanlah sesuatu yang fiksi melainkan masih satu cerita sambungan dari serial Saya oleh saya yang selesai diciptakan tanggal 27 Februari 2014, pagi hari. Sambil tersenyum dan memikirkan untuk serial setelahnya.

Share: