senengnya jadi mahasiswa psikologi

Menurut kisaran total mahasiswa yang kuliah di Psikologi UGM, mahasiswa cowok jauh lebih sedikit daripada cewek-ceweknya. Jumlah cowoknya sekitar 40-an, sedangkan jumlah ceweknya lebih dari 100. Jadi, kalau mahasiswanya berencana pacaran sama mahasiswi sefakultas sekaligus seangkatan bias dapet lebih dari 2. But, are you serious?

Salah satu hal yang menjadikan saya seneng jadi mahasiswa psikologi adalah:

  1. Psikologi mempelajari tentang manusia

Psikologi secara ilmiah merupakan ilmu yang mempelajari tentang perilakudan proses mental. Sebenarnya masih banyak artian lagi, terlebih dari dosen dan mahasiswa yang mempunyai definisi sendiri. Waktu awal-awal masukkuliah, menurut saya, psikologi adalah ilmu (logos) tentang jiwa (psyche). Nah, kalau saat ini, saya mendefinisikan psikologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang aku, kamu, dan dia, serta mereka yang sama manusianya. Merdeka!

Terlepas dari definisi ilmiah, psikologi bagi saya mempunyai artian luas namun detil. Sejenak saya mengingat, psikologi mempelajari tentang manusia. Termasuk tentang pembaca yang budiman.

Kenapa manusia mengingat? Karena ada yang namanya memori.

Kenapa manusia marah? Karena ada yang namanya emosi negatif.

Kenapa manusia kegirangan? Karena ada yang namanya emosi positif.

Kenapa manusia bias marah sambil kegirangan tetapi nggak bias mengingat? Karena mungkin dia lagi aneh dan amnesia.

Kenapa manusia begini dan kenapa manusia begitu adalah polemic dalam kehidupan sekitar kita. Manusia yang berjiwa terbuka cenderung ekstrovert, sedangkan yang berjiwa tertutup cenderung introvert. Tapi ada juga yang ektrovert berlagak selayaknya introvert, hal itu disebut dengan introvertly extrovert. Juga sebaliknya.

Penelitian di bidang psikologi juga lebih banyak yang membahas tentang manusia pada umumnya. Yang dibahas pun merupakan hal-hal yang patut dipahami dengan baik. Misalnya saja tentang sosial, perkembangan manusia, atau pendidikan.

Setiap insan manusia memiliki individual difference. Selalu ada keunikan dari tiap-tiap manusia. Tidak ada orang kembar yang bisa sama persis 100% kelakuannya dengan kembarannya. Bayangkan, gimana kalau mereka sama persis 100%? Bisa saja di saat tipe istri idaman mereka sama persis, maka yang terjadi adalah rebutan istri. Seperti ini:

A : “Kembalikan cintaku, wahai saudara kembarku! Dia itu wanita idaman yang sesuai dengan tipe hatiku. Jangan kau rebut dia!”

B : “Aku tidak akan melepaskannya untukmu, duhai saudara kembaranku! Dia itu wanita idaman yang sesuai dengan tipe hatiku juga, bahkan juga jantungku dan pikiranku. Dia milikku!”

Kemudian A dan B sama-sama menyanyikan lagunya Yovie and The Nuno – Dia Milikku.

Yak, cukup.

Itu alasan pertama kenapa saya seneng dengan psikologi. Kocak memang, tetapi terkadang ada satirnya. Dan, psikologi tidak akan terlepas dari kondisi sekitar. Psikologi akan selalu bergandengan dengan tiap-tiap manusia.

Salam cah jiwa!

0111.2014

Share: