Kata apa yang amat menantang? Jawabannya adalah tantangan.

Setiap orang ada yang menyukai tantangan. Mendambakannya dengan penuh harap. Ada pula yang amat membencinya. Berusaha menghindari dan tak berani menghadapinya.

Sejak kecil kita selalu ditantang. Ditantang untuk sanggup berdiri tegak, berlari ke lain sisi, dan berhitung. Oh ya, berhitung. Benarkah yang lebih muda  dalam menguasai hitung-hitungan biasa maka dia akan sukses di bidang matematika selama sekolah atau kuliah? Belum tentu.

Tantangan juga tampak dalam keseharian. Timnas sepakbola negara kita ditantang dengan timnas negara tetangga sesama ASEAN. Adakalanya kita ditantang, ada kalanya pula kita menantang. Adakah yang lebih baik? Belum tentu.

Dan kapanpun tantangan itu hadir tanpa kita ketahui. Benar-benar dahsyat. Kecil-kecil biasa saja. Sekali lagi, belum tentu.

“Ada dua bentuk kata kerja dari kata tantang; menantang dan ditantang. Ada dua pola dari tantangan; berani menghadapi dan menyerah tanpa arti. Ada satu makna dari tantangan: Belum tentu…”

~ @sevmananda

Share: